Setelah teori multiple universes-nya, yang kini mahsyur, mendapat
cemoohan, Hugh Everett meninggalkan dunia fisika akademis. Dia beralih
ke riset top-secret militer dan menjalani kehidupan pribadi yang tragis.
Hugh Everett III adalah seorang matematikawan brilian, teoris quantum pemberontak, dan, belakangan, menjadi kontraktor pertahanan sukses yang memiliki akses menuju rahasia militer paling sensitif. Dia memperkenalkan konsep realitas baru kepada fisika dan mempengaruhi perjalanan sejarah dunia pada saat Armagedon nuklir mengancam. Bagi penggemar sains-fiksi, dia tetap seorang pahlawan: sosok yang menemukan teori multiple universes quantum. Bagi anak-anaknya, dia adalah seseorang yang lain lagi: sosok ayah yang tidak hadir secara emosional; “sepotong furnitur yang duduk di meja makan”, sambil memegang rokok. Dia juga seorang alkoholik perokok yang meninggal terlalu dini.
Hugh Everett III adalah seorang matematikawan brilian, teoris quantum pemberontak, dan, belakangan, menjadi kontraktor pertahanan sukses yang memiliki akses menuju rahasia militer paling sensitif. Dia memperkenalkan konsep realitas baru kepada fisika dan mempengaruhi perjalanan sejarah dunia pada saat Armagedon nuklir mengancam. Bagi penggemar sains-fiksi, dia tetap seorang pahlawan: sosok yang menemukan teori multiple universes quantum. Bagi anak-anaknya, dia adalah seseorang yang lain lagi: sosok ayah yang tidak hadir secara emosional; “sepotong furnitur yang duduk di meja makan”, sambil memegang rokok. Dia juga seorang alkoholik perokok yang meninggal terlalu dini.