About

Showing posts with label Jane The Killer : The Real Story. Show all posts
Showing posts with label Jane The Killer : The Real Story. Show all posts

Jane The Killer : The Real Story [PART2]

Ayahnya keluar duluan. Ibunya menyusul. Kemudian Liu. Namun apa yang kubayangkan tentang rupa Jeff tidak jauh-jauh dari apa yang ku saksikan. Rambutnya gondrong hitam sampai bahu, kulitnya putih bersisik, dan senyumannya... sama seperti senyumnya dulu di kelas setelah dia memukuli Randy, Keith dan Troy. Tau-tau dia sudah memandang terpaku ke arahku. Tepat ke mataku, aku dapat merasakan tatapan membakarnya yang tak manusiawi dan sadistis merasuk ke dalam sanubariku. Bahkan sampai sekarang ketika aku mengetik kisah ini, aku masih bergidik jika mengingatnya. Terasa seperti berjam-jam saat dia menatapku hingga akhirnya dia pun berpaling. Aku melihatnya berjalan memasuki pintu didampingi kedua orang tuanya. Aku hampir tak bernafas hingga pintu di belakang mereka berayun menutup. Orang tuaku datang ke ruang tengah, lalu menanyaiku apakah ada yang tidak beres. Satu-satunya jawaban keluar dari mulutku adalah jeritan kencang, dan panjang, setelahnya aku tak sadarkan diri. Ketika aku bangun, di luar sudah gelap. Orang tuaku tak ada di kamar. Keadaan rumah sunyi senyap. Aku bangkit berdiri lalu turun ke lantai bawah. Aku mengenakan gaun tidur yang sebelum aku pingsan belum aku pakai. Aku berjalan ke dapur. lampunya menyala, yang mana tidak biasa karena orang tuaku selalu berpesan untuk mematikan lampu saat akan meninggalkan ruangan. Terdapat secarik catatan di atas meja. Aku mengambilnya. Pesan yang tercoret acak-acakan pada kertas itu berbunyi : "Apa kau tidak datang untuk makan malam? teman-temanmu ada disini juga loh." Tubuhku mulai bergetar hebat. Ku jatuhkan kertas di tanganku. Aku melangkah menuju jendela ruang tengah untuk melihat keluar

Jane The Killer : The Real Story [PART1]

 
satu-satunya alasanku membahas tentang ini adalah karena cerita "Jane the Killer" yang beredar mulai membuatku sebal. Nama asliku Jane Arkensaw, julukanku "Jane the Killer" dan kisah ini menjelaskan bagaimana awal mula pertemuanku dengan Jeff, kejadian yang menyebabkan rupaku jadi begini, serta mengapa aku bernafsu untuk membunuhnya. Ketika aku mendengar akan kepindahan keluarga itu di rumah seberang jalan dari tempatku tinggal, aku tak begitu terkejut.