Ayahnya keluar duluan. Ibunya menyusul. Kemudian Liu. Namun apa yang
kubayangkan tentang rupa Jeff tidak jauh-jauh dari apa yang ku saksikan.
Rambutnya gondrong hitam sampai bahu, kulitnya putih bersisik, dan
senyumannya... sama seperti senyumnya dulu di kelas setelah dia memukuli
Randy, Keith dan Troy. Tau-tau dia sudah memandang terpaku ke arahku.
Tepat ke mataku, aku dapat merasakan tatapan membakarnya yang tak
manusiawi dan sadistis merasuk ke dalam sanubariku. Bahkan sampai
sekarang ketika aku mengetik kisah ini, aku masih bergidik jika
mengingatnya. Terasa seperti berjam-jam saat dia menatapku hingga
akhirnya dia pun berpaling. Aku melihatnya berjalan memasuki pintu
didampingi kedua orang tuanya. Aku hampir tak bernafas hingga pintu di
belakang mereka berayun menutup. Orang tuaku datang ke ruang tengah,
lalu menanyaiku apakah ada yang tidak beres. Satu-satunya jawaban keluar
dari mulutku adalah jeritan kencang, dan panjang, setelahnya aku tak
sadarkan diri. Ketika aku bangun, di luar sudah gelap. Orang tuaku tak
ada di kamar. Keadaan rumah sunyi senyap. Aku bangkit berdiri lalu turun
ke lantai bawah. Aku mengenakan gaun tidur yang sebelum aku pingsan
belum aku pakai. Aku berjalan ke dapur. lampunya menyala, yang mana
tidak biasa karena orang tuaku selalu berpesan untuk mematikan lampu
saat akan meninggalkan ruangan. Terdapat secarik catatan di atas meja.
Aku mengambilnya. Pesan yang tercoret acak-acakan pada kertas itu
berbunyi : "Apa kau tidak datang untuk makan malam? teman-temanmu ada
disini juga loh." Tubuhku mulai bergetar hebat. Ku jatuhkan kertas di
tanganku. Aku melangkah menuju jendela ruang tengah untuk melihat
keluar
About
Showing posts with label Jane The Killer : The Real Story. Show all posts
Showing posts with label Jane The Killer : The Real Story. Show all posts
Jane The Killer : The Real Story [PART1]
satu-satunya alasanku membahas tentang ini adalah karena cerita "Jane
the Killer" yang beredar mulai membuatku sebal. Nama asliku Jane
Arkensaw, julukanku "Jane the Killer" dan kisah ini menjelaskan
bagaimana awal mula pertemuanku dengan Jeff, kejadian yang menyebabkan
rupaku jadi begini, serta mengapa aku bernafsu untuk membunuhnya. Ketika
aku mendengar akan kepindahan keluarga itu di rumah seberang jalan dari
tempatku tinggal, aku tak begitu terkejut.
Subscribe to:
Posts (Atom)